“Hidup Guru” …
itulah sepenggal kalimat yang diucapkan oleh Ketua Panitia saat pembukaan
rihlah pendidikan yang diadakan oleh BEM FAKTA pada hari Minggu. 6 Mei 2012. Disusul
sesaat kemudian berupa sambutan dari Presiden BEM FAKTA
Kegiatan ini dilaksanakan
semata-mata karena adanya ide yang timbul dari personel BEM FAKTA sendiri. Kegiatan
ini bermarkas di TMII, tepatnya di camp BAYT AL-HIKMAH. Dengan pemandangan yang
begitu indah juga pelayanan yang bagus dari petugas setempat, kegiatan ini
berjalan dengan sangat lancar. Settingan ruangan yang bermodel seperti ruang
sidang anggota DPR RI lebih menambah semangat ketika acara diskusi dimulai dan
ketika acara itu sedang berlangsung. Antusiasme dari setiap peserta diskusi
akan tema besar yang diangkat yaitu “PENGOPTIMALISASIAN DIRI TERHADAP
PENDIDIKAN QUR’ANI” menghadirkan suatu diskusi yang cukup sengit antar
masing-masing kelompok yang telah di bagi oleh panitia sebelumnya.
Setelah beradu dengan sejumlah
argumen yang cukup sengit (sebagaimana yang telah disebutkan di atas) dan
pertempuran yang membara-bara, diskusi ditutup dengan door prize yang
hadiahnya berupa kalung kehormatan yang berisi gantungan snack yang cukup menggoda
naluri dan hasrat bagi siapa saja yang melihatnya (dikarenakan pada saat itu
papa peserta sedang dalam keadaan lapar dan haus). Dengan penyerahan yang
diberikan langsung oleh Presiden BEM FAKTA, Ketua Panitia Penyelenggara, serta
salah satu Panitia. Diiringi dengan tepuk tangan yang meriah akhirnya sesi
penganugerahan pun selesai.
Penutupan rihlah di tutup dengan
makan siang yang lezatnya sangat penuh berkah karena kebersamaan yang terjalin
antara peserta, panitia, presiden yang berbaur menjadi satu. Dengan solidaritas
dan rasa kekeluargaan yang kuat, pada akhirnya kegiatan rihlah yang
dilaksanakan oleh BEM FAKTA dapat berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan.
Dan walaupun terdapat hambatan, semuanya dapat di atasi.


0 komentar:
Posting Komentar